PENINGKATAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENGAWASAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI DESA KAWISTOWINDU KABUPATEN GRESIK
Keywords:
Kehamilan risiko tinggi, Peran masyarakat, Kehamilan, Edukasi kesehatan, KomunitasAbstract
Kehamilan risiko tinggi masih menjadi salah satu penyumbang utama tingginya angka kesakitan dan kematian ibu serta bayi, terutama di wilayah pedesaan. Permasalahan yang sering ditemukan di masyarakat adalah rendahnya pemahaman mengenai tanda bahaya kehamilan serta anggapan bahwa keluhan selama kehamilan merupakan kondisi yang wajar sehingga sering terjadi keterlambatan dalam pengambilan keputusan untuk mendapatkan pertolongan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran masyarakat dalam pengawasan kehamilan risiko tinggi di Desa Kawistowindu, Kabupaten Gresik. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, koordinasi dengan mitra, penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui tanya jawab. Sasaran kegiatan adalah 30 peserta masyarakat, 10 orang ibu hamil yang berdomisili di Desa Kawistowindu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu hamil dan masyarakat mengenai pengertian kehamilan risiko tinggi, tanda bahaya kehamilan, serta pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pengawasan kehamilan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan yang terstruktur dan melibatkan masyarakat secara aktif mampu meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan komplikasi kehamilan.
References
1. Vinnars MT, Bixo M, Damdimopoulou P. Pregnancy-related maternal physiological adaptations and fetal chemical exposure. Mol Cell Endocrinol. 2023;578:112064.
2. Ijdi RE, Ducille CM, Singh K. Knowledge of Maternal Health Complications: A Critical Analysis Among Pregnant Women in Bangladesh. PLOS Glob Public Health. 2025;5(11):e0005469.
3. WHO. Trends in maternal mortality estimates 2000 to 2023: estimates by WHO, UNICEF. UNFPA, World Bank Group and UNDESA/Population Division; 2025.
4. Syairaji M, Nurdiati DS, Wiratama BS, Prüst ZD, Bloemenkamp KWM, Verschueren KJC. Trends and causes of maternal mortality in Indonesia: a systematic review. BMC Pregnancy and Childbirth. 2024;24(1):515.
5. Al-Ayyubi S. Pemkab Gresik Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi Indonesia: Javasatu; 2025 [Available from: https://javasatu.com/berita/pemkab-gresik-tekan-angka-kematian-ibu-dan-bayi/.
6. Akasah H. Angka Kematian Ibu di Gresik Turun, Dinkes Kini Fokus Tangani Lonjakan Kasus Kematian Bayi akibat Asfiksia Gresik: Radar Gresik; 2026 [cited 2026 01/20]. Available from: https://radargresik.jawapos.com/health/837042181/angka-kematian-ibu-di-gresik-turun-dinkes-kini-fokus-tangani-lonjakan-kasus-kematian-bayi-akibat-asfiksia.
7. Wulandari RD, Laksono AD. Determinants of knowledge of pregnancy danger signs in Indonesia. PLoS One. 2020;15(5):e0232550.
8. Okereke E, Aradeon S, Akerele A, Tanko M, Yisa I, Obonyo B. Knowledge of safe motherhood among women in rural communities in northern Nigeria: implications for maternal mortality reduction. Reproductive Health. 2013;10(1):57.
9. Kabakyenga JK, Östergren P-O, Turyakira E, Pettersson KO. Knowledge of obstetric danger signs and birth preparedness practices among women in rural Uganda. Reproductive Health. 2011;8(1):33.
10. Anitasari B, Irmayanti I, Darwin D. EDUKASI TANDA BAHAYA DALAM MASA KEHAMILAN. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2023;4(2):4539–44.
11. Yang X, Chen XW, Baker PRA. Defining high-risk pregnancy: Protocol for a systematic scoping review of clinical determinants, complications, and adverse birth outcomes. PLoS One. 2025;20(10):e0334326.
12. Zhang Y, Ding W, Wu T, Wu S, Wang H, Fawad M, et al. Pregnancy with multiple high-risk factors: a systematic review and meta-analysis. J Glob Health. 2025;15:04027.
13. Iskandar SI, Aryanto S, Prawitasari S, Wiratama BS. Strengthening the first antenatal visit to improve maternal health: results from a cross-sectional study in Bantul, Indonesia. BMC Pregnancy and Childbirth. 2025;25(1):911.
14. Azizah N, Rahmawati VE, Wulandari DT, Widaryanti Y. Edukasi Antenatal Care Terpadu Sebagai Upaya Deteksi Dini Terjadinya Komplikasi pada Ibu Hamil di Puskesmas Mayangan Jogoroto Jombang. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2024;4(1):53–9.
15. Suryanti S, Hidayat R, Nurdin M, Akbar N. Optimalisasi Peran Kader Dalam Kelas Prenatal sebagai Upaya Deteksi Dini Kegawatdaruratan Pada Kehamilan. Idea Pengabdian Masyarakat. 2025;5(02):204–11.
16. Scharff D, Enard KR, Tao D, Strand G, Yakubu R, Cope V. Community Health Worker Impact on Knowledge, Antenatal Care, And Birth Outcomes: A Systematic Review. Matern Child Health J. 2022;26(1):79–101.
17. Wulandara Q, Sinar P, Astrini H. Pendampingan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil. Indonesian Health Issue. 2025;4(2):33–43.
18. Irawati D. Empowerment Of Community (Health And Family Cadres) In Early Detection Of High Risk Pregnant Mothers As A Prevention Of Pregnancy Complications. Frontiers in Community Service and Empowerment. 2022;1(3):76–80.



